1 Mei 1984

3 min read Jun 11, 2024
1 Mei 1984

1 Mei 1984: Hari Buruh Internasional

Latar Belakang

Hari Buruh Internasional, yang juga dikenal sebagai May Day, dirayakan setiap tahun pada tanggal 1 Mei. Hari ini awalnya dimulai sebagai perayaan tradisional di Eropa untuk menyambut musim semi, tetapi sejak abad ke-19, hari ini telah diambil alih oleh gerakan buruh dan menjadi simbol perjuangan kelas pekerja.

Sejarah

Pada tahun 1886, American Federation of Labor (AFL) dan Knights of Labor, dua organisasi buruh terkemuka di Amerika Serikat, memproklamasikan 1 Mei sebagai Hari Buruh Internasional. Mereka menyerukan aksi mogok nasional untuk memprotes kondisi kerja yang buruk dan upah yang rendah.

Pada tahun 1889, Kongres Internasional Pertama gerakan buruh di Paris memproklamasikan 1 Mei sebagai Hari Buruh Internasional. Sejak saat itu, hari ini telah dirayakan di seluruh dunia sebagai simbol solidaritas dan perjuangan kelas pekerja.

Perayaan di Indonesia

Di Indonesia, Hari Buruh Internasional telah dirayakan sejak tahun 1920-an. Pada saat itu, gerakan buruh di Indonesia sedang mengalami masa-masa sulit, dengan kondisi kerja yang buruk dan upah yang rendah.

Pada tahun 1984, Hari Buruh Internasional dirayakan dengan aksi mogok nasional yang melibatkan ribuan pekerja di seluruh Indonesia. Aksi mogok ini menuntut perbaikan kondisi kerja, upah yang layak, dan hak-hak kelas pekerja.

Refleksi

Hari Buruh Internasional adalah simbol perjuangan kelas pekerja yang tak pernah berhenti. Hari ini mengingatkan kita pada pentingnya solidaritas dan perjuangan bersama untuk meningkatkan kondisi kerja dan kesejahteraan kelas pekerja.

Pada tahun 1984, perayaan Hari Buruh Internasional memberikan kesadaran pada pemerintah dan pengusaha akan pentingnya membela hak-hak kelas pekerja. Hari ini juga mengingatkan kita pada perjuangan panjang yang telah dilalui oleh kelas pekerja untuk mencapai kesetaraan dan keadilan.

Related Post